PERENCANAAN BISNIS
ONDE-ONDE
“KEJUTAN”
Bidang Usaha:
MAKANAN
Yogyakarta, November 2015
KELOMPOK 7:
1.
RICHA AFRIA
KASIHNINGSIH
2.
RATNA FEBRIYANI
3.
RITA PUSPITA WATI
4.
RISNA MEI RIAMAWATI
5.
FEBRI WIDYA PRATAMA
Alamat:
Wonocatur, Banguntapan,
Bantul, Yogyakarta
DAFTAR ISI
1.
Latar Belakang
Perusahaan.....................................................................
3
a.
Data
Perusahaan…………………………………………………… 3
b.
Biodata
Pemilik…………………………………………………… 3
2.
Analisis Pasar
Dan Pemasaran………………………………………… 4
a.
Produk yang dihasilkan…………………………………………….
4
b.
Gambaran
Pasar……………………………………………………. 4
c.
Target Pasar
Yang Dituju………………………………………….. 5
d.
Jangkauan Pasar
Yang Akan Dituju……………………………….. 6
e.
Analisis
SWOT…………………………………………………….. 6
3.
Analisis
Produksi………………………………………………………. 7
a.
Bahan Baku Produksi………………………………………………
7
b.
Proses
Produksi……………………………………………………. 8
c.
Peralatan
Produksi Yang Dibutuhkan……………………………… 9
4.
Analisis
Keuangan…………………………………………………….. 10
a.
Rencana
Kebutuhan Investasi…………………………………….. 10
b.
Perhitungan
Keuntungan………………………………………….. 10
A.
LATAR BELAKANG PERUSAHAAN
1. Data
perusahaan
a.
Nama perusahaan : Onde-onde
b.
Bidang Usaha : Makanan
c.
Alamat
Perusahaan : Wonocatur, Banguntapan,
Bantul, Yogyakarta.
d.
Nomor Telepon : 087739589036
e.
Bank Perusahaan : BRI
f.
Mulai Berdiri : November 2015
2. Biodata
Pemilik
a.
Nama : Richa Afria
Kasihningsih
Ratna Febriani
Rita Puspita
Wati
Risna Mei
Riamawati
Febri Widya
Pratama
b.
Jabatan : Pemilik
c.
Nomor Telepon : 087739859036
d.
PendidikanTerakhir : SMA/SMK
B.
ANALISIS PASAR DAN PEMASARAN
1. Produk yang
Dihasilkan
Produk usaha yang kami jalankan adalah bergerak dalam
bidang kuliner makanan ringan yaitu onde-onde. Bahan dasar dari produk usaha
ini ialah tepung ketan yang sudah tidak asing bagi masyarakat. Tepung ketan
dapat diolah berbagai macam makanan. Salah satunya diantaranya adalah
onde-onde. Selain itu, onde-onde merupakan makanan ringan yang digemari oleh
masyarakat, dan mudah diperoleh dalam mengkonsumsinya.
Sejauh pengamatan kami, telah banyak orang yang
menjalankan usaha onde-onde ini, dan ditemui terdapat banyak variasi menu dan
harga yang ditawarkan. Usaha onde-onde yang kami jalankan saat ini adalah
onde-onde dengan variasi berbeda yang belum ada dipasaran. Yaitu onde-onde
cokelat dan onde-onde keju yang merupakan isi dari onde-onde yang akan kami
jual di pasaran.
2. Gambaran
Pasar
Yogyakarta merupakan kota pendidikan, yang berdiri
dari banyak Perguruan Tinggi dan sekolah-sekolah. Tidak hanya iitu banyak juga
terdapat kantor-kantor dan pemerintahan dan pusat perbelanjaan baik supermarket
dan mall serta pusat oleh-oleh. Melihat perilaku masyarakat yang ada di
Yogyakarta, banyak yang menyukai makanan cepat saji. Berdasarkan hal diatas
dapat disimpulkan bahwa bisnis onde-onde sangat prospek untuk didirikan.
Melihat prospek kedepan, usaha ini akan bertahan lama
dan banyak diminati banyak orang, karena beberapa alasan:
1.
Bahan dasar
pembuatan yaitu tepung ketan mudah diperoleh
2.
Onde-onde
merupakan makanan ringan yang banyak disukai orang
3.
Model usaha yang
akan dijalankan dalam bentuk titip jual, sehingga sangat fleksibel dalam penjualannya
4.
Mempunyai taste
(rasa) yang berbeda
3. Target
Pasar Yang Dituju
a. Gambaran
Karakteristik Pembeli
Target pasar
yang akan dituju adalah semua lapisan masyarakat, sehingga dapat dikatakan
usaha ini mempunyai banyak calon pembeli.
Sedangkan lokasi
yang akan menjadi target utama ialah pasar, sekolah, kampus, dll.
b. Kegiatan
Pemasaran
Promosi dan
pemasaran secara langsung dengan mendatangi pihak-pihak yang menjadi calon
pelanggan. Kami juga mengandalkan dari ulut kemulut yang kami anggap sebagai
bentuk promosi yang efektif.
4. Jangkauan
Pasar Yang Akan Dituju
a. Wilayah
Pasar Yang Akan Dituju
Tahap awal
jangkauan pasar yang akan dituju adalah Yogyakarta. Sedangkan untuk
pengembangannya akan menjangkau daerah luar Yogyakarta.
5. Analisis
SWOT
Kekutan:
1.
Harga bersaing
2.
Memiliki rasa
yang berbeda
3.
Masuk dalam
kategori makanan ringan siap saji yang merupakan usaha yang memperhatikan gaya
hidup masyarakat yang praktis.
Kelemahan:
1.
Merupakan produk
inovasi baru yang belum banyak dikenal masyarakat
Peluang:
1.
Pangsa psar yang
masih luas
2.
Bahan baku yang
mudah didapat
3.
Banyaknya
sekolah, kampus, pertokoan, pasar sebagai target tempat penjualan
Ancaman:
1.
Munculnya
berbagai model yang tidak dapat diikuti
2.
Munculnya
pesaing baru
3.
Perilaku
konsumen yang cepat berubah
C.
ANALISIS PRODUKSI
1. Bahan Baku
Poduksi
|
No
|
Keterangan
|
Jumlah
|
Harga Satuan
|
Jumlah
|
|
1
|
Tepung Ketan
|
1kg
|
Rp.15.200
|
Rp.15.200
|
|
2
|
Tepung Beras
|
1/4 kg
|
Rp.3.000
|
Rp.3.000
|
|
3
|
Vanili Bubuk
|
2bungkus
|
Rp.2.000
|
Rp.2.000
|
|
4
|
Gula pasir
|
1/4kg
|
Rp.4.000
|
Rp.4.000
|
|
5
|
Wijen
|
1/2kg
|
Rp.8.000
|
Rp.8.000
|
|
6
|
Coklat Batang
|
1bungkus
|
Rp.7.200
|
Rp.7.200
|
|
7
|
Keju
|
1bungkus
|
Rp.5.600
|
Rp.5.600
|
|
8
|
Minyak Goreng
|
1kg
|
Rp.12.000
|
Rp.12.000
|
|
Total
Jumlah
|
Rp.57.000
|
|||
2. Proses
Produksi
Proses pembuatan
onde-onde cokelat dan keju sangat mudah, karena memiliki tahapan pembuatan yang
tidak terlalu panjang, yaitu:
a.
Campur tepung
ketan dan tepung beras, vanili bubuk dalam baskom. Dalam tempat terpisah masak
gula pasir dan air hingga menjadi simple sirup.
b.
Masukkan cairan
gula ke adonan tepung lalu uleni hingga kalis.
c.
Ambil adonan
onde-onde lalu bulatkan masukkan cokelat/keju yang sudah dipotong kecil-kecil
lalu bulatkan kembali
d.
Bulatan adonan
onde-onde dicelup ke dalam air lalu celupkan ke wijen.
e.
Panaskan minyak
goring, jika sudah panas goreng adonan onde-onde hingga matang, lalu tiriskan.
f.
Jika onde-onde
sudah dingin, masukkan dalam kemasan mika.
3. Peralatan
Produksi Yang Dibutuhkan
|
No
|
Keterangan
|
Jumlah
|
Harga satuan
|
Jumlah
|
|
1
|
Wajan
|
1
|
Rp. 35000
|
Rp. 35000
|
|
2
|
Baskom
|
3
|
Rp. 15000
|
Rp. 45000
|
|
3
|
Telenan
|
1
|
Rp. 10000
|
Rp. 10000
|
|
4
|
Pisau
|
1
|
Rp. 10000
|
Rp. 10000
|
|
5
|
Mika plastik
|
1 bungkus
|
Rp. 5000
|
Rp. 5000
|
|
6
|
Tabung gas
|
1
|
Rp. 165000
|
Rp. 165000
|
|
7
|
Sothil
|
1
|
Rp. 5000
|
Rp. 5000
|
|
8
|
Serok
|
1
|
Rp. 5000
|
Rp. 5000
|
|
9
|
Stapler
|
1
|
Rp. 3000
|
Rp. 3000
|
|
10
|
Staples
|
1 bungkus
|
Rp. 1500
|
Rp. 1500
|
|
11
|
Kompor gas
|
1
|
Rp. 100000
|
Rp. 100000
|
|
12
|
Regulator
|
1
|
Rp. 50000
|
Rp. 50000
|
|
TOTAL JUMLAH
|
Rp. 434.500
|
|||
D.
ANALISIS KEUANGAN
1. Rencana
Kebutuhan Investasi
Sesuai dengan
kebutuhan peratalan produksi, kebutuhan dana dari usaha ini adalah sebesar Rp. 434.500,-
Ditambah dengan kas untuk dana operasional awal Rp.57.000,- Sehingga secara
keseluruhan dana yang dibutuhkan adalah sebesar Rp.491.500,-
2. Perhitungan
Keuntungan
Perhitungan harga
pokok penjualan 50 porsi (1 porsi = 3 biji)
1 hari
kerja (perhitungan minimal penjualan)
50 porsi x
Rp.3000 = Rp. 150.000
Dalam sebulan 25
hari kerja
25 hari x
Rp.150.000 = Rp. 3.750.000
Pengeluaran
dalam 1 hari = Rp. 57.000
Pengeluaran
dalam 1 bulan = Rp. 57.000 x 25 hari = Rp. 1.425.000
Biaya lain-lain
:
1.
Gaji karyawan Rp.300.000
2.
Isi ulang Gas Rp.
20.000
Rp.320.000
Total Pengeluaran Perbulan = Bahan baku + Biaya
lain-lain
= Rp.1.425.000 + Rp. 320.000 = Rp. 1.745.000,-
Keuntungan
bersih = Rp.3.750.000 – Rp. 1.745.000 = Rp. 2.005.000
Prosentase
Keuntungan = Rp.57.000 :
Rp.150.000 x 100% = 38%
Keuntungan
38% dari omset
BEP
kurang dari 6 bulan
E.
PENUTUP
Demikian perencanaan usaha/
bisnis ini kami susun, semoga dapat menjadi gambaran tentang usaha yang kami
jalankan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar